Jumat, 30 Agustus 2013

Redakan Pilek Tanpa Minum Obat


Beberapa cara alami berikut, efektif mengatasi batuk pilek pada anak, dan sering direkomendasikan oleh para dokter:

1. Protein untuk daya tahan tubuh
Kunci kesembuhan penyakit batuk pilek adalah imunitas tubuh. Untuk batuk pilek yang disebabkan oleh virus, umumnya dapat sembuh dengan sendirinya berkat sistem imun yang baik. Menurut Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, SpF(K), dosen dan peneliti di Departemen Farmakologi & Terapeutik, FKUI, Jakarta,untuk membuat sistem imun yang baik, tubuh memerlukan protein. Makanya,  pastikan si kecil mengonsumsi makanan tinggi protein selama sakit, yang bisa diperoleh dari telur, ayam, ikan, dan susu. 

2. Probiotik
Bakteri baik yang ada di makanan seperti yogurt dan kefir, dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak dan mencegah berbagai penyakit infeksi pernapasan, seperti batuk dan pilek. Penelitian yang dilakukan pada anak usia 3-5 tahun menunjukkan, anak yang mengonsumsi kultur Lactobacillus aktif setiap hari selama 6 bulan selama musim dingin cenderung terhindar dari pilek. Jika terkena pilek pun, penyakit itu biasanya tidak berlangsung lama.

3. Tidur
Istirahat ternyata sangat berhubungan dengan sistem imunitas tubuh. Hal ini dibuktikan dengan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa orang kurang tidur akan lebih mudah terkena pilek. Jadi, jangan ragu untuk meliburkan anak untuk sementara dari berbagai aktivitasnya, termasuk sekolah, saat ia sakit. “Istirahat cukup dan minum banyak cairan,” begitulah saran Vandana Bhide, M.D., dokter anak di Saint Augustine, Florida, yang telah mendapat sertifikasi dari American Board of Holistic Medicine.

4. Garam
Dalam studi yang diterbitkan International Journal of Pediatric Otorhinolaryngology, disebutkan bahwa garam memiliki khasiat antiinflamasi yang dapat membantu mengeluarkan lendir dan melegakan pernapasan, serta meredakan batuk dan radang tenggorokan. Untuk hidung tersumbat, atasi dengan meneteskan larutan garam fisiologis yang bisa dibeli di apotek dan toko obat.

Anda juga bisa membuat sendiri larutan garam dengan cara: Larutkan ½ - 1 sendok teh garam ke dalam setengah liter air hangat. Teteskan dengan bantuan pipet. Kemudian untuk mengatasi sakit tenggorokan atau batuk, ajarkan si kecil untuk berkumur dengan larutan air garam hangat.

5. Udara lembab
Anda hanya memerlukan humidifier atau alat pelembab udara untuk membantu melegakan saluran napasnya. (Pastikan Anda menjaga alat pelembab udara tetap bersih dan jauh dari jangkauan anak-anak, ya, Ma!). Nyalakan alat pelembab udara di kamar tidur anak saat ia tidur atau beristirahat. Alternatif lain, mandikan si kecil di kamar mandi yang telah diuapkan sebelumnya.

6. Madu
Jika diberikan pada malam hari menjelang tidur, madu lebih efektif untuk meredakan batuk dibanding sirup obat batuk rasa madu, serta membantu anak tidur lebih nyenyak. Demikian hasil penelitian yang dimuat dalam Archives of Pediatric and Adolescent Medicine. Dosis pemberian madu sama seperti obat batuk OTC, yaitu ½ sendok teh untuk usia 1-5; 1 sendok teh untuk usia 6-11; serta 2 sendok teh untuk usia 12 ke atas. (Perlu diingat: madu tidak disarankan untuk bayi di bawah 1 tahun, karena berisiko menyebabkan botulisme, sejenis keracunan makanan.)

Dalam penelitian tersebut, madu yang digunakan sebagai pengganti obat batuk adalah jenis madu buckwheat. Tapi Kathi Kemper, M.D., pengarang The Holistic Pediatrician yang juga kepala Center for Integrative Medicine di Wake Forest University Baptist Medical Center, Winston – Salem, North Carolina, mengatakan bahwa madu jenis lain pun memiliki efek sama baiknya.

7. Sup ayam
Cairan hangat dapat membantu mengurangi gejala hidung tersumbat. Penelitian telah menunjukkan bahwa sup ayam dapat membantu meredakan gejala flu seperti nyeri, lemas, hidung tersumbat, dan demam.

8. Relaksasi
Yang terakhir ini ditujukan untuk Anda, Ma! “Orang tua kerap merasa stres ketika anaknya sakit,” kata Joshua Bernstein, M.D., dokter anak dari Asheville, North Carolina. “Padahal, bisa jadi si kecil yang sedang bermain di lantai sambil terbatuk-batuk, merasa baik-baik saja dengan penyakitnya itu.”

Yang perlu Anda perhatikan, jika kondisi si kecil memburuk atau menunjukkan gejala demam, segeralah berkonsultasi pada dokter anak Anda. Bisa jadi ia terkena infeksi sekunder (telinga, sinus) yang membutuhkan antibiotik. Pilek yang normal biasanya akan sembuh setelah seminggu, tak peduli apa pun yang Anda lakukan. Jika Anda memberikan pengobatan dan perawatan yang baik, si kecil tentu akan segera sembuh. Namun jika Anda tidak memberikannya obat pun, ia tetap akan sembuh, kok, Ma.
Selamat mencoba guys semoga bermanfaat info diiatas:)

Rabu, 21 Agustus 2013

Cegah Flu Dengan Alami


Musim hujan menjadikan tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit, seperti flu. Ini biasanya terjadi jika tubuh dalam kondisi tak fit atau daya tahan tubuh tengah menurun.

Sayangnya, penyakit flu kerap diremehkan oleh banyak orang. Padahal, flu yang dibiarkan akan berakibat fatal dan pastinya mengganggu aktivitas sehari-hari.

Alih-alih mengobati, ada baiknya Anda melakukan pencegahan. Berikut adalah cara alami mencegah flu di musim dingin seperti dilansir laman Huffington Post.

1. Cuci tangan

Salah satu cara untuk mencegah flu adalah rajin mencuci tangan. Seperti diketahui, 80 persen infeksi ditularkan melalui kontak, seperti bersin, batuk atau menyentuh permukaan yang telah terkena bersin atau batuk.

Dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan, minum atau menyentuh wajah. Selain itu, jangan lupa membersihkan permukaan yang biasa menjadi sarang penyakit, seperti kamar mandi, telepon, komputer, dan pegangan pintu kulkas.

2. Tidur cukup

Saat tidur, tubuh Anda bekerja memperbaki sel tubuh. Tidur selama 7-9 jam memungkinkan tubuh Anda memperbaiki serta menyembuhkan dirinya sendiri dan menangkal infeksi.

"Jika Anda tidak mendapat tidur yang cukup, sistem tersebut tidak beroperasi dan Anda berada dalam penurunan yang stabil dari waktu ke waktu," ujar profesor klinis mikrobiologi dan patologi dari NYU Langone Medical Center, Philip M. Tierno.

3. Olahraga

Olahraga mampu memompa darah Anda secara teratur. Dianjurkan melakukan olahraga selama satu jam sehari.  "Bahkan bisa dalam bentuk jalan kaki di kantor, naik turun tangga, pergi dan pulang kerja-- tidak harus terus menerus," ucap Tierno.

4. Konsumsi makanan mengandung zinc

Mengkonsumsi nutrisi dan mineral dalam jumlah tepat menjadikan tubuh dalam kondisi optimal melawan flu. Ini artinya, tinggalkan makanan berlemak dan mengandung gula. Konsumsi lebih banyak sayur, buah, dan makanan yang mengandung protein tanpa lemak.

Sementara itu salah satu nutrisi yang bisa diandalkan saat musim hujan dan flu adalah zinc. Makanan yang mengandung zinc antara lain tiram dan gandum.

5. Konsumsi bawang

Bawang memiliki senyawa allicin yang memililki afek anti-mikroba. Senyawa ini diketahui mampu melawan bakteri dan virus tertentu.

Jumat, 02 Agustus 2013

Makanana Yang Bermanfaat Mengusir Flu


Saat flu menyerang, ada beberapa makanan yang bisa bermanfaat untuk menyembuhkan sakit flu, seperti:

1. Jahe
Sejak zaman nenek moyang dulu jahe telah diketahui dapat membantu mengobati batuk dan demam yang disertai dengan pilek. Parutlah jahe dalam air hangat, Anda bisa menambahkan gula jawa untuk menambah rasa manis. Bisa juga dicampurkan dengan teh. Minumlah selagi hangat.

2. Makanan yang Mengandung Vitamin C
Vitamin C merupakan vitamin yang bermanfaat untuk mempertahankan kekebalan tubuh dan melawan flu. Jeruk bukanlah satu-satunya makan yang kaya akan vitamin C. Kentang, paprika hijau, stroberi dan nanas juga kaya akan vitamin C untuk melawan pilek dan flu.

3. Teh Hijau
Peneliti Jepang Hiroshi Yamada, MD, Ph.D menemukan dua zat utama dalam teh hijau yang mampu menjaga tubuh dari ancaman flu yakni catechin dan theanine. Keduanya adalah antioksidan yang sangat berguna untuk melawan penyakit.

4. Bawah Putih
Bawang putih mengandung antioksidan dan kaya akan selenium yang berguna dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai bakteri dan virus, termasuk mencegah dan mengobati virus flu. Cara pengolahan bawang putih, kupas bawang, potong dan biarkan 15 hingga 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan enzim yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.

5. Bayam
Sayuran yang kaya nutrisi ini bisa mengobati sakit flu, karena bayam mengandung folat yang membantu tubuh Anda memproduksi sel baru dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksidan, seperti vitamin C, dan banyak lagi. Nutrisi bayam paling banyak didapat saat bayam dimakan mentah (setelah dicuci) atau dimasak sebentar.
Selamat Mencoba.